Senin, 01 November 2010

AKU SUDAH MEMBUKTIKAN...BAGAIMANA DENGAN ANDA???

Sholat.

Satu kata yang biasa didengar kaum muslim.

“ Itu kan kewajiban kita..”

“ Pokonya ngerjain..”

“Tau juga buat apa.”

“ Kata mama wajib..”

“Aduh, aku lama ga sholat.. Jadi malu sholat lagi..”

Itu beberapa sindir pernyataan mereka ketika aku menanyakan sholat kepada mereka.. Itu hanya segelintir sampel acak yang ku ambil untuk menggambarkan betapa Islam belum secara kaafah dipahami oleh umat Islam saat ini. Pelajaran agama saat ini, hanya bertanya “Apa”, “kapan” dan “Bagaimana”, belum bisa mencapai target kurikulum menjelaskan “Mengapa”. Itu bukan hanya kelemahan pembelajaran Islam saat ini, tapi hampir semua system pembelajaran yang ada di Indonesia hanya mementingkan konsep “apa” dan “bagaimana”, tidak peduli dengan konsep “mengapa”. Sebagai contoh ada pelajaran IPA kelas 2 yang isinya:

Cara memelihara Bumi:

1. Tidak membuang sampah sembarangan

2. Tidak menebang pohon sembarangan

3. Tidak membakar sampah

4. Jangan memakai kantong plastic ketika belanja ke pasar.

Aku sudah membolak-balik buku ini, mencari alasan kenapa Bumi harus dijaga, mengintip LKS dan buku paket, tapi tetap tidak ada dijelaskan “Mengapa” bumi harus dijaga. Untungnya Ibuku merupakan seorang Ibu bijaksana, Beliau menjelaskan kepada adikku “mengapa” kita harus menjaga bumi, Beliau memberikan dampak-dampak yang akan terjadi jika kita tidak melakukan hal-hal di atas. Sungguh seseorang yang bijaksana, seharusnya pihak-pihak penelitian dan pengembangan pendidikan memikirkan bahwa dasar dan alasan kita melakukan sesuatu itu mutlak adanya..

Kembali kepada sholat, prinsip dasar dari sholat pun sangat penting digaris bawahi kepada anak-anak sejak usia dini. Kenapa kita harus sholat, apa tujannya dan apa akibatnya. Saat ini orientasi pendidikan Indonesia hanya menekankan pada Surga dan Neraka, sehingga sangat mudah bagi umat muslim Indonesia untuk meninggalkan sholat karena mereka tidak tahu dan tidak memahami apa essensi dasar dari sholat. Mengapa kita harus sholat dan hikmah apa dibalik sholat kita.

Sholat ya sholat.. Puasa ya puasa.. Itulah dasar dangkal yang diturunkan secara turun-temurun tanpa ada yang mau mengubah sejarah ini. Padahal kita sebagai generasi muda, agent of change, punya 3 pilihan hidup: Jadi bagian sejarah, tertindas sejarah, atau mengubah sejarah? Bila sejarah itu tidak baik, maka kita harus memilih yang ketiga.

DR. Aidh Al Qarni mengatakan dari bukunya La Tahzan bahwa shalat berfungsi untuk membersihkan,menguatkan, melapangkan, menyegarkan, dan memberikan kenikmatan kepada hati. Pada waktu shalat,terdapat hubungan langsung antara hati dan Ruh , di satu sisi, dan Allah di sisi yang lain. Ada kedekatan langsung kepada-Nya. Ada kenikmatan dalam berdzikir kepada-Nya. Ada rasa bangga untuk bermunajat kepada-Nya. Ada maksimalisasi penggunaan anggota badan. Ada waktu sejenak untuk melepaskan diri dari hubungan antara sesama manusia. Ada keterikatan kekuatan hati dan tubuhnya kepada Rabb. Dan,ada waktu untuk melepaskan diri dari musuh musuhnya, sehingga shalat menjadi obat yang paling manjur dan makanan yang hanya bisa dikonsumsi oleh hati yang suci. Sebaliknya, hati yang sakit, tak ubahnya badan, hanya bisa menerima hal-hal materi yang bisa disantap saja.

Shalat adalah jalan terbesar untuk memperoleh kemaslahatan dunia dan akhirat, mencegah dari tindakan dosa, menghalangi tumbuhnya penyakit hati, mengusir penyakit, dan sekaligus mencegah kerusakan dunia dan akhirat. Shalat mencegah manusia untuk melakukan perbuatan dosa dan menjadi obat bagi penyakit-penyakit hati. Dia akan mengusir penyakit dari badan, menjadi penerang bagi hati, membuat wajah ceria tampak lebih bersinar, membuat anggota tubuh dan ruh segar serta penuh vitalitas. Shalat akan banyak mendatangkan rezeki, mencegah kezaliman, menolong orang-orang yang dizalimi, mencegah gempuran syahwat, mampu menjaga nikmat, mengusir bencana, dan mendapatkan rezeki. Shalat akan mendatangkan rahmat,dan menyibakkan mendung kesuntukan.

Hikmah inilah yang seharusnya penting ditanamkan pada anak-anak sejak usia dini. Bahwa esensi mereka sedang berbicara pada sang pencipta, Yang Maha Kuasa, bahwa sholat adalah kesempatan luar biasa dimana 5x dalam sehari kita diizinkan untuk berbicara 4 mata kepada “Big Boss” kita,tanpa ada orang lain lagi yang tahu. Hebat bukan? Jarang ada Bos yang memberikan kesempatan ‘curhat’ sebanyak itu kepada bawahannya..

Aku punya sebuah cerita tentang kehebatan sholat. Hal yang tak berhenti-henti membuatku berdecak kagum terhadap indahnya sholat sepanjang perjalanan pulangku. Satu hal yang membuatku berpikir jauh ke depan dan belakang tentang hukum-hukum Islam yang memang luar biasa.

Siang itu, baru saja selesai kuliah dan ujian praktikum histology menanti di depan mata. Jam 12.15, tepat adzan berbunyi, aku melangkah menuruni tangga, melangkah pulang. Mendengar adzan, hati ini terpanggil untuk menunaikannya, tapi yang namanya syetan, takpernah berhenti menggoda manusia..

“Sudah, nanti saja. Baru adzan, pulang 10 menit sampai, sholat di rumah deh..Enak tuh..” bujuk setan. Paling tidak niat buruk itulah yang ada sepintas di hatiku. Tapi tidak kawan, life is short, life is choice, siapa yang akan tahu bahwa kematian mau menunggu 10 menit? Tidak, jangan pernah yakin dengan waktu yg masih belum pasti di tangan kita, seakan-akan ada kesempatan kedua dan seakan-akan kita tahu kapan kematian kita.

Gedung histology, adalah gedung yang memiliki mushola terprestise, mampu membuat umat muslim tahan berlama-lama bermunajat pada Sang Illah. Ber-AC itulah tingkat keprestisannya. Ke sanalah aku menuju, melangkah sendirian karena yang lain sudah pada pulang. Dan ternyata, mushola yang terprestise ini memiliki tempat berwudhu yang terjorok. Tidak ada air yang mengalir dari kerannya dan benar-benar bau pesing. Ya Allah, bukan begini cara sholat yang baik.

Sayangnya..Sayangnya.. Aku terlalu kecewa dan terlena, sehingga syetan gampang meniupkan buhul-buhulnya ke hatiku.

“ Nah lo, ntar aja sholatnya dirumah..”

Ya, jalan itulah yang pertama kali ku ambil ketika melihat keadaan gedung histo. Ayyo pulang. Ternyata panas panas di siang bolong membuat para mahasiswa betah di kampus. Parkiran mobil masih penuh, dan sialnya mobilku sepertinya terjepit. Di sebelah kanan dan kiri mobil indah nan mahal sudah menjepit mobilku yang biru dan tua. Dan 4 meter ke belakang, mobil Honda jazz biru muda sudah menunggu juga. Mereka persis seperti blockade Israel pada Gaza. Ku coba mundur dengan segala keterbatasan putaran stir yang tidak power staring. Hasilnya nol, jarak 4 meter itu masih terlalu sempit untuk cukup dengan mobilku. Coba maju arah obliquus dexter, mundur arah caudal sinister, hasilnya masih nol. Kalau aku teruskan, bisa dipastikan Honda jazz biru itu akan lecet besar.

Menyerah dengan keadaan yang ada, beristighfar 3x, aku akhirnya memutuskan menelpon ibunda tercinta, curhat.

“ Assalamu’alaikum.”

“ Wa’aalaikumusalam warahmatullah wabarakaatuh.Ma?”, jawabku.

“ Kenapa? Kok tumben nelpon?” ,tanya mama

“ Mama di kantor ga?”, tanyaku balik

“ Ga, mama di rumah.”

“ Yaaaah, mobil vina kejepit ma.. Ga bisa keluar, ga cukup buat mundur, padahal udah pulangan.”, terangku.

“ Ya udah ikut temen aja pulangnya. Ada ga yang bisa nganterin?”, tanya mama.

“ Yah mama, masa nanti balik ke kampus lagi. Siapa yang anter?”, tanyaku.

Ya udah, coba kamu cari yang punya mobil, minta dia mundur bentar.”, saran mama lagi.

“ Ga ah, malu. Lagian di kampus kan banyak orang, dia ada di prodi mana vina ga tau.”, jawabku

“ Ya udah, kamu tunggu aja sampai mobilnya keluar sendiri. Belajar kek, ke perpus.”, saran mama.

“ Haduuuuuh, ya udah deh. Assalamu’alaikum.”, jawabku.

“Wa’alaikumusalam.”

Klek.

Ku tutup telponnya. Buntu, dengan segala opsi yang ada. Mobilnya panas lagi. Tiba-tiba aku teringat belum sholat. Memang ternyata benar, menunda sholat itu tidak baik. Satu-satunya opsi ada tempat wudhu yang airnya nyala adalah gedung fisiologi. Tapi permasalahannya tempat itu ramai, risih kalau berwudhu, bukan tempat strategis untuk para kerudunger. Tapi mau gimana lagi, daripada uring-uringan di mobil.

Tebakanku tepat, ada sekitar 3 laki-laki yang juga lagi ngantri wudhu, terpaksa bersabar. Tapi akhirnya, kalau ada kemauan pasti Allah SWT member jalan. Jalan wudhuku dimudahkan, dan sholatku ditenangkan. Selesai sholat, aku melangkahkan kaki ke mobil, berencana mengambil buku diktat histology dan pergi ke tempat sepi untuk belajar. Dan ternyata, eng ing eng, mobil jazz biru yang membuatku tak bisa keluar kini telah tiada. Pergi dari kampus ini, baru 15 menit yang lalu aku kebingungan mencari cara pulang dan memutuskan untuk taqarub. 15 menit kemudian masalah ini hilang seakan-akan ditelan bumi. Masih takjub dan linglung, aku memasuki mobil. Merasakan energy positif dari hikmah sholat ini.

Aku sudah membuktikan, bagaimana dengan anda?

Sabtu, 16 Oktober 2010

Ikhwan Tapi Bakwan

Istilah ini pertama kali ana dengar dari sahabat sesusah senang kuliahku Ukhti Rina Purnama Sari, yang artinya cowok alim yang ternyata masih juga suka godain akhwat yang sedep kalo dipandang, Jadi istilahnya, keimanan dan kealiman dia terhadap Islam Cuma sebagai topeng saja untuk menggaet cewek-cewek. Istilah ini merupakan salah satu bab dari Judul Buku yang baru saja ana khatamkan “ Gombal Warning”, buku yang membuat para ikhwan memuhasabah dan memprotect dirinya kuat-kuat, lalu bagi yang akhwat buku ini mampu membuat bulu kuduk merinding dan lebih menjaga harta-harta miliknya.

Ukhtifillah, kita ini perempuan, terlalu banyak hal menggoda dan menarik pada kita. Mulai dari ujung rambut kita yang bisa merangsang saraf simpatik di kulit pria sampai kuku jari kaki yang membuat hormone epinefrin disekresi di tubuh pria. Pokoknya tiap senti dari tubuh kita itu indah. Akibatnya, kita bisa jadi barang obralan bak kue yang dirubungi lalat kalau kita tidak bisa menjaga kemenarikan pada tubuh kita. Tergantung pribadi masing-masing aja, mau jadi kue beretalase kaca atau kue obralan dirubungi lalat? Life is choice..

Menutup aurat merupakan perintah Allah SWT bagi kita, perempuan, bukan main-main ini ukhtifillah, ini semata-mata menjaga harkat martabat kita, sebagai perempuan, agar kita tetap jadi kue beretalase kaca sampai akhir hayat kita. Menutup aurat pun ada aturannya, bagi yang udah berkerudung jangan merasa aman dulu, siapa tau kerudung kita masih salah. Masih belum menutupi bagian thorax, masih transparan, baju kita masih ketat, de el el. Ana aja masih jelek sekali dalam berpakaian, masih pake 2 lembar baju, belum gamis, kerudung masih transparan karena ga ada duit beli yang tebal, hikz, baju masih banyak yang masih bermanset. Intinya, tidak ada yang sempurna dalam cara kita menjaga diri, akan selalu ada cacat karena kita memang sumbernya kesalahan. Tinggal bagaimana kitanya terus berusaha untuk memperbaiki diri.

Memang lumrah kalau semua perempuan ingin tampil cantik dimanapun kita berada. Tapi coba piker,buat apaaaa?? Buat banyak yang naksir??! Ntar pusing sendiri kalo banyak yang naksir! Atau supaya dipuji?!! Jiaaaaaahh, jegar! Tampung aja tuh pujian sampe sekardus, ntar dijual deh..Haha, lucu. Satu yang harus kita percayai bahwa ketika kita benar-benar telah berjilbab dan bertitel jilbaber bukan hanya kerudunger, kita tetap akan terlihat cantik, walaupun tidak dimata manusia yang matanya terbatas, tapi yang pasti kita ruar biasa cantik dimata Allah SWT.. Ini kan yang penting? Apabila menurut Allah SWT kita cantik maka akan cakeplah jodoh kita nanti..(ngarep)

Kembali kepada ikhwan tapi bakwan. Fakta-fakta di atas lah yang membuat dunia ini rawan terhadap golongan si bakwan. Walaupun kita sudah jilbaber atau kerudunger sinis biar ga ada yang ganggu, tetap aja ada yang mampu meluluhkan hati kita. Namanya juga manusia, bisa kena virus merah jambu, tinggal bagaimana kita menyikapi hal ini dengan sebaik mungkin agar tak kebablasan.

Kewajiban setiap muslim sebagai da’i atau da’iyah membuat para akhwat harus turut juga aktif di harakah tertentu, agar dakwah kita terkontrol dan terkoordinir dan ada yang terus mengingatkan kita akan kewajiban ini selain hakikat Muraqabatullah dalam diri kita. Bagaimanapun islaminya sebuah harakah, tetap perlu ada dua kubu disana,kubu ikhwan dan kubu akhwat, yang memungkinkan seorang da’i memiliki intensitas ketemu dengan da’iyah yang cukup di atas toleran.

Kita tahu bahwa system demokrasi saat ini tidak membatasi pergaulan antara laki-laki dan perempuan. Karena inilah perkuliahan ana di kampus tidak membatasi ruang gerak laki-laki untuk pedekate ke perempuan, padahal perempuannya dah berusaha segalak mungkin. Tempat duduk yang bercampur baur bisa mempengaruhi lingkungan da’i dan da’iyah. Sudah sering ketemu waktu kuliah ditambah lagi ketemu di harakah. Wah lengkap sudah fasilitas buat setan menggoda.

Fakta ikhwan tapibakwan sudah ana temukan sendiri di kampus. Bayangkan, ini baru bulan kedua ana menyandang predikat mahasiswa sibuk, tapi virus bakwan pada diri ikhwan sudah tersebar. Sebut saja “cecep”. Cecep ini lulusan pesantren, hadist-hadist yang dihapalnya banyak, seabrek, kalau ngomong dikit-dikit bawa hadist, nada bicaranya udah kayak ulama lagi ceramah. Semua akhwat jadi terkagum-kagum deh ama si ikhwan yang satu ini. Tapi ternyata, cecep ini terikat dengan sebuah perjanjian ga penting dengan manusia lainnya. Isi perjanjian ini kalau bisa memotivasi untuk terus berprestasi dan beriman sih mending, ini memotivasi untuk inhal dan cari cewek. Masya Allah..Katanya ikhwaaaann, kok bakwaaann??

Inilah kenapa pentingnya mama menekankan akhlak pada anak-anaknya. Kita tahu banyak orang alim yang mampu menghapal banyak doa dan surah tapi kelakuannya masih jauh dari Al Qur’an..

“Islam itu diamalkan vina..Bukan buat dihapal dan dibaca saja..”, kata mama.

Banyak para sahabat Nabi SAW yang ibadah sholat, puasa, dan sunahnya biasa saja.. Tapii akhlaknya itu lhooo, yang bikin kagum seantero umat. Pintu surge kan banyak, celetuk orang, Jadi biarin aja ibadah bagus tapi kelakuan suka-suka gue..Jiaaaaaaaaaaaahhhhhhh, jangan gitu ikhwan fillah, miris hati ini mendengarnya.. Bagus atau tidaknya amal ibadah kita itu tercermin dari kelakuan kita. Kalau orang rajin sholat di mesjid tapi malamnya masih suka dugem, berarti sholatnya bukan karena Allah SWT, tapi karena yang lain yang tidak bisa menghalangi dia dari perbuatan tercela.

Ukhti, berhati-hatilah, teman-temanmu yang alim belum tentu punya protect yang kuat terhadap keistimewaanmu. Belajar dari pengalaman nulis tangan 15 halaman laporan fisiologi, ana menemukan pelajaran berharga sehabis memuhasabah diri terus menerus. Sebut saja A, seseorang yang ana kagumi karena charisma islam di dalam dirinya. Banyak cowok yang punya charisma islam, tapi hanya beberapa yang mampu mengeluarkan charisma itu menjadi charisma kecerdasan-ketampanan-dan ketenangan, sehingga tiap-tiap pribadi baik muslim atau non bisa menerimanya dengan hati senang. Dia, si A, punya protect yang kuat terhadap waktunya. Si A, mampu mengerjakan begitu banyak hal dalam waktu-waktunya dengan luar biasa sempurna. Kita memang melihat hasil, tapi kita juga melihat proses! Hasil yang diraih si A di bidag prestasi bisa dibilang mencengangkan kalo ga mau dibilang menggiurkan, IPK ok, hafalan Al Qur’anul Karim ok, sholat ok, pengajian ok, tapi dia punya satu kekurangan yang lambat ana sadari. Padahal kalau kagum, semua hal akan terasa benar, tapi sepertinya jiwa kritis lahiriah dalam diri ana tidak mau diam. PROTECT TERHADAP PEREMPUAN, itulah yang belum dia kaji.

Kedudukannya yang kharismatik membuat profesinya dikelilingi perempuan. Masalahnya bukan hanya dikelilingi, tapi si A juga dirubungi dengan cinta dari sejuta perempuan. Perempuan jaman sekarang, segelintir oknum, bahkan rela mengumbar senyum termanisnya sampai gigi terlihat kepada si A. Lalu, apa tanggapan si A? Kalo diliat dari amalannya, dia akan menunduk. Tapi satu kali lagi keheranan membuat ana tak bisa berhenti tersenyam-senyum sendiri, si A membalas senyum itu dan melihat tepat garis lurus ke mata para wanita. Ironis? Ya..

Pandangan adalah bujuk rayu setan yang paling pertama. Paling bahaya, karena reseptor mata kita akan langsung mengirimkannya ke otak, tempat semua bahan diolah, dan sayangnya otak kita sangat percaya pada mata. Buktinya orang selalu bilang:

“ Ayo sini, aku lihat dulu baru percaya.”

Fakta kesehatan mengatakan bahwa kita sangat mempercayai penglihatan. Segala rangsangan yang diterima oleh indra tubuh lain akan merespon percaya bila indra penglihatan telah membuktikannya.Itulah mengapa, hal salah bisa jadi benar, hal benar bisa jadi salah, hanya dengan salah melihat. Sekali lagi, pandangan, bisa merusak iman seseorang. Dua orang berbeda jenis sangat diperintahkan menjaga pandangan, karena sekali lagi kita,perempuan, istimewa, mata kita saja sudah mampu membuktikan cinta yang disimpan-simpan oleh seorang ikhwan.

“katakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (An-Nur : 30)

Ana membandingkan si A dengan si B dan si C, para ikhwan lainnya yang belum mampu merefleksikan charisma islam yang mereka miliki agar bisa diterima semua kalangan. Dan hasilnya adalah eng ing eng.. Si B dan C memiliki protect yang kuat terhadap perempuan. Si B dan si C mampu membuat kapok para perempuan yang berani menatap mata mereka apalagi menyentuh mereka. Efek jera inilah yang ana tekankan. Si A pernah dipegang oleh seorang perempuan, wajah syok memang terlintas di wajahnya, tapi si A tidak mampu menegur perempuan itu untuk menunjukkan betapa salahnya kelakuan itu. Tapi si B juga pernah dipegang oleh perempuan, teguran langsung tertumpah dari mulutnya. Inilah efek jera yang ana maksud. Efek jera ini tidak bisa dilakukan si A. Entah karena apa, tapi ana membuat kesimpulan bahwa protect si A dari perempuan masih perlu diasah lagi.

Nah ukhti, see? Kealimam seseorang belum tentu mampu membuat dia memiliki protect yang kuat terhadap kita. Tapi kita bisa, kita bukan kubu yang sering menikmati keindahan para ikhwan. Kita kubu yang pada bagian korteks cerebri kita lebih luas area sensorisnya dibanding para ikhwan. Maka manfaatkanlah itu, kita perlu mengolah setiap respon kita agar tidak salah kaprah seperti jadi akhwat tapi bakwan atao jadi gandengan ikhwan yang bakwan.

Afwan jiddan.

Mohon kritik dan saran.

Dahsyatnya Shadaqah!!

Hikmah dibalik shadaqah memang tidak diragukan lagi.. Sudah banyak hadist shahih dan ayat-ayat Al Qur’an yang menjelaskan bagaimana besarnya pahala shadaqah. Bahkan ada salah satu hadist tentang shadaqah yang berinti bahwa ketika kita bershadaqah maka Allah SWT akan menggantinya dengan 1000x lipat. Tapi uniknya, 1000x lipat itu tidak semua Allah SWT berikan di dunia, ada yang disimpan-Nya di akhirat. Bayangkan saja nikmat Allah SWT yang akan dinikmati di akhirat, tempat segala nikmat terkumpul.

Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “ Harta tidak akan berkurang karena shadaqah. Allah pasti akan menambah kemuliaan seseorang yang suka memaafkan. Dan seseorang yang merendahkan diri karena Allah SWT, niscaya Allah yang Maha Agung akan meninggikan derajatnya. ( HR Muslim)

“ Katakanlah: ‘Sesungguhnya Allah melapangkan rezeki bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya dan menyempitkan-Nya.’ Apa saja yang kamu nafkahkan, maka Dia akan menggantinya. Dan dialah Pemberi rezeki yang paling baik.” ( As Saba’ : 39)

“ Bukanlah kewajibanmu (memaksakan mereka) mendapat petunjuk, tetapi Allah yang menunjuki siapa-siapa yang dikehendaki-Nya. Apa saja nafkah yang baik kamu nafkahkan, maka pahalanya buat kamu sendiri. Janganlah kamu menafkahkan ( membelanjakan harta-hartamu) melainkan karena mengharapkan keridhaan Allah. Apa saja yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu mendapat pahala yang cukup. Dan kamu tidak dianiaya (dengan mengurangi pahalamu). Infak itu untuk orang-orang yang berjuang di jalan Allah, ( yang mengkhususkan dirinya menghapal Al Quranul Karim, mempersiapkan diri untuk jihad, berdakwah, belajar dan lain-lain kepentingan agama) yang tidak memungkinkan mereka lagi berurusan di muka bumi. Orang yang tidak tahu (tugas mereka) mengira mereka orang2 kaya karena mereka menjaga kehormatan dirinya.Kamu dapat mengenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya. Mereka tiada meminta kepada orang lain dengan cara mengemis. Dan apa saja yang kamu nafkahkan,sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.”( Al Baqarah: 272-273)

Ana, yang hanya manusia biasa dengan ilmu dangkal telah membuktikan kehebatan shadaqah ini. Begini ceritanya:

Sebagai mahasiswa ber-embel-embel “OVERDOSIS KESIBUKAN” tetap berusaha membantu meringankan beban orang tua. Mulai dari bantu nyiramin kembang mama yang seabrek, nyikat sepatu, ngangkat cucian baju serumahan dan lain-lain, tapi ana juga pengen membantu finansial keluarga yang saat ini hanya ditopang mama. Keadaan papa yang tidak bisa lagi pulih dari penyakit stroke nya membuat mama harus berperan double pangkat tiga. Mulai dari ibu rumah tangga, kepala keluarga, manager keuangan, koki, sampai guru privat. Ditambah lagi jadwal kuliah anaknya yang ga abis-abis, lengkaplah sudah penderitaan si Ibu.

Jualan pulsa, itulah pilihan hidupku. Ada seorang bijak mengatakan bahwa menjadi PNS hanyalah 1 dari 100 cara mengais rezeki di dunia, 99 cara lainnya adalah berdagang. Berdagang itu terbukti banyak untungnya kalau kita sabar dan tekun. Nabi kita tercinta saja, Muhammad SAW, berdagang semasa hidupnya. Maka, berdagang skala kecil ana jadi pilihan hidup ditengah-tengah predikat “Mahasiswa Sibuk”.

Modal ana ga banyak, Cuma Rp 300.000,00 pada awalnya tapi seiring dengan permintaan pelanggan yang semakin banyak maka dalam satu minggu ana memerlukan saldo sebesar Rp 400.000,00. Modal yang sedikit, tapi lagi-lagi jadwal kuliah yang tidak kenal lelah ditambah kewajiban dakwah sebagai muslim mampu membuat bisnis pulsa ini menjadi tambahan kesibukan yang memusingkan. Yang paling menyebalkan dari “acil pulsa” adalah sesi tagih-menagih. Selain perasaan tidak enak yang sering manghinggapi (walaupun mampu ditepis dengan sikap profesionalisme) sampai waktu yang harus diluangkan untuk menagih dan menulis kata “LUNAS” pada catatan hutang mereka. Sudah sibuk, masih aja ditambah kesibukan.

Tapi pada intinya apabila semua ini dilakukan dengan ikhlas, lagi-lagi hal ini akan menjadi ringan. Berdagang ini akan menjadi selingan diantara jadwal perkuliahan yang monotone. Berdagang ini akan menjadi hiburan diantara tanggung jawab yang mau tak mau memberatkan.

Kembali ke perdagangan skala kecil ana. Modal yang sedikit tadi juga akan menghasilkan keuntungan yang sedikit pula, tidak terlalu banyak, dan tidak juga terlalu sedikit. Cukup. Kata itulah yang sanggup menggambarkannya. Setelah 1 bulan berjualan pulsa, modal sebesar Rp 400.000,00 itu belum juga kembali. Maka ana belum bisa dikatakan dapat memanen modal. Keuntungan yang dihasilkan hanya 7-10% dari modal yang ada, semua ini tergantung banyaknya transaksi, semakin banyak transaksi artinya semakin sedikit dan sering seseorang itu membeli pulsa, semakin banyak ana bisa memanen keuntungan. Dua puluh sampai empat puluh ribu saja keuntungan yang bisa ana petik. Kadang-kadang angka Rp 40.000,00 itu baru bisa ana dapat setelah 2-3 kali mengisi saldo baru bisa diakumulasikan, saking ‘cukup’nya angka keuntungan tiap pengisian saldo yang habis dalam waktu satu minggu. Kesimpulannya, pasti kalian bertanya-tanya: Lalu apa hubungannya dengan shadaqah?

Abu Umamah Shdayyi bin ‘Ajlan r.a berkata bahwa Rasulullah bersabda : “ Hai anak Adam, jika kamu menshadaqahkan apa yang melebihi kebutuhanmu, itu lebih baik bagimu. Dan jika kamu menahannya, itu buruk bagimu. Kamu tidak dihina dengan hidup pas-pasan. Mulailahdari orang yang menjadi tanggunganmu. Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.”

Bershadaqahlah kamu! Itulah motivator ana untuk tetap mau memanjangkan tangan ini walaupun kantong menipis bahkan ketika tidak ada lagi uang dalam dompet yang hanya penuh dengan kartu-kartu. Mengingat hikmah di balik shadaqah yang begitu besar, bahwa shadaqah adalah salah satu ajuran AllahSWT agar kita peduli terhadap sesama, agar kita mengerti bagaimana penderitaan saudara-saudara kita. Perlu diketahui juga bahwa uang yang kita dapatkan akan sangat cepat habis, ibaratnya uang panas, kecuali kita menyedaqahkan sebagian kecil uang kita tersebut kepada yang lebih berhak, barulah uang itu akan cukup bagi semua keperluan kita, walaupun nampaknya tak mungkin.

Akhir-akhir ini musibah banjir badang di Washior, Papua Barat, menarik perhatian banyak organisasi untuk saling membantu sesama, akhirnya sumbangan dari berbagai organisasi pun berluncuran ke kami. Mulai dari BEM sampai KSI. Mengingat bagaimana pentingnya shadaqah, bagaimana hikmahnya, membuat ana tak bisa berdiam diri. Ana bershadaqah dan hikmahnya ruaarr biasa.

Keuntungan penjualan pulsa ana yang memerlukan tiga kali pengisian saldo sebesar Rp 400.000,00 tiap pengisian baru dapat untung sebesar Rp 40.000,00. Setelah isi dompet pulsa dikeluarkan untuk shadaqah hanya dalam SATU kali pengisian saldo sebesar Rp 350.000,00 mampu menghasilkan keuntungan sebesar Rp 51.000,00. Ruar biasa! Ana tak percaya, mengulang perhitungan tertulis dan perhitungan uang di lapangan tetap tidak mengubah nominal di atas. Merasa kebingungan, ana mengingat-ngingat, jangan-jangan temakan uang orang, tapi walaupun otak sudah diperas sampai kempes, tidak mengubah nominal keuntungan di atas.

Ana tak percaya, takut sekali ada uang orang di dalam kentungan yang kini ana pegang. Mulai mengingat-ngingat besarnya shadaqah yang ana keluarkan dan merelevankannya dengan jumlah keuntungan yang ana terima, tetap tidak bisa menjawab pertanyaan. Kenapa modal saldo yang lebih sedikit ini bisa menghasilkan keuntungan yang lebih banyak bahkan setelah dikurangi dengan pengeluaran shadaqah?? Allahu’alam..

Nah ikhwahfillah, ternyata ana sudah membuktikan sendiri bahwa shadaqah tidak mengurangi harta kita, justru memurnikan dan menambahnya. Ana sudah merasakan sendiri DAHSYATNYA SHADAQAH..Bagaimana dengan Anda??

Allahu’alam...

Allah Akbar!

Kamis, 23 September 2010

Langkah-Langkah Bebas Inhal

Inhal?
Gila deh..1 kata yg mampu membuat bulu kuduk berdiri..mampu membuat mata melotot. Dan mampu membuat plica vocalis bergetar!!!
Sudah nilai jelek, ngulang, bayar lagi..Klo kata Hafizh: Ya Ampun Ya Ampun Ya Ampun..

Tp klo dari mata para inhaler, inhal itu cuma rugi duit..Yaaah, 4-6 ribu gitu deh..Tp untungnya kita bisa belajar lagi..Jd lebih paham..(katanya)..
Kalo dari kacamata awamku ini..Inhal itu kerugian n musibah..rugi duit, pasti, sepuluh kali inhal bisa ikut satu setengah seminar n dapat 200 poin skkm. Rugi waktu lagi.! Kesibukan sbg koti bkin waktu kyk dikejar anjing, 5 menit disini, 5 menit disana, pindah2 sambil terbirit-birit. 2 jam belajar bwt inhal bs aku pake bwt belajar tutorial, 2 jam kemudian para inhaler bljr bwt tutorial, aku bisa ngetik + nyusun biodata 1 angktan..Haduuuuh, rugi deh klo inhal..

Tp smw jalan yg diberikan Allah itu ada hikmahnya. Aku yakin, temen2 inhaler ada yang rajiiiin belajar, tetep aja inhal. Walaupun ada juga yg ga belajar n inhal (itu mah pasti)! Inhal itu bukan takdir..Inhal itu pilihan. Kita bisa merubahnya. Syaratnya cuma satu : KESEIMBANGAN.

Bukan avatar az yang harus menguasai dan menyeimbangkan ke-4 elemen..Kita juga ikhwah..Kita, pelajar kedokteran, calon2 dokter, punya 4 kewajiban yg harus seimbang klo mw sukses di dunia n akhirat..
1. Kewajiban sbg makhluk Allah SWT
2. Kewajiban sbg makhluk sosial
3. Kewajiban sbg Anak
4. Kewajiban sbg Pelajar.

Jgn sampe tuh jadwal kita yang renggaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg banget bikin kita ketinggalan tadarus Al Qur'an dirumah, ketinggalan sunat rawatib, n ketinggalan dzikir. Jgn ampe kita lupa bersosialisasi ma temen2, bukan hanya temen 1 prodi, tapi juga temen 1 fakultas alias 4 prodi lainnya. Jangan sampe qt ga bantu mama di dapur ato bantu papa di kebon. Jgn lupa juga amanah utama qt dari ortu BELAJAR!!! Jgn mpe inhal..Inhal jgn dijadiin takdir..Inhal itu pilihan!

Wlupn nilai praktikum ga ngaruh-ngaruh amet, tapi penting untuk memupuk motivasi belajar kita.. Sekali tidak inhal tetap tidak inhal atau "Kau inhal pertama dan terakhirkuuu"..Gitu ikhwah. Ga perlu blajar pre tests ampe berurai air mata atau mpe bunyi ayam berkokok. Cukup lakukan 3 langkah :
1.Pahami
2.Rangkum
3.Hafal

I-Allah dengan metode ini apabila kita ikhlas, kita mampu lulus pretest (horeee..). Pretest juga bukan monster.Pretest punya sisi kelemahan yang bisa kita lumpuhkan..(ceilee).
Selain belajar, kita juga perlu menyeimbangkan sisi rohaniah kita..Ga cuma "medicine" yang long life education, islam jg.. Jadi, banyak2lah berdzikir sebelum pretest.

Biasanya neh, ada waktu 1 jam sebelum pretest..Gunakan 15 menitnya untuk review rangkuman qta, tujuannya membuka ingatan kita terhadap bahan-bahan yang udah kita hapal. 45 menitnya bawa bedzikir deh..Tenangkan hati dan dirimu dengan relaksasi jitu dan murah----> DZIKIR.. I-Allah, Allah SWT akan menolong pretest bahkan ujian praktikum kita..



afwan..
semoga bermanfaat.

Rabu, 11 Agustus 2010

Jangan ikutan ngerayain dooonnkkk.!!!!

Hari Valentine
o Ikhwah fillah pasti ga asing lagi donk sama hari ini?? Yap,valentine’s day..Kalau kata temen2 sih, hari kasih sayang...Emang bener hari kasih sayang?? Apa buktinya?? Apa sejarahnya?? Kan kalau hari ibu lahir karena ada kongres wanita, kalau hari valentine karna apa?? Karna ada kongres juga?? Dimana?? Kapan?? Nah kan..Ga jelas..Rancu deh kalau kita ngomongin silsilah si hari valentine.!Kita ga tau asal usulnya, siapa bapaknya, siapa emaknya?? Iya ga ikhwah?? Bukankah Rasulullah Saw sudah bersabda : “Barang siapa menuruti suatu kaum,maka dia termasuk golongan kaum tersebut..” Nah ay, mati deh..Kalau kita berteman sama penjual minyak wangi, jadi ikut bau wangi, bahkan dapat parfum gratis..(hehe ngarep). Kalau kita berteman sama penjual ikan, jadi ikut bau amis, kalau ga laku,kitadikasih ikan busuk..Na’udzubillah min dzalik..
o Jangan sampai ya ikhwah fillah kita meniru jejak kaum munafik, ntar kita jadi ikut munafik..Sama seperti perayaan hari valentine yang notabene berasal dari kaum eropa, khususnya roma-vatikan, tempat berkumpulnya umat nasrani.. Kalau kita ikut-ikutan ngerayain hari valentine biar dibilang gaul, bisa gawat..Yang ada kita bergaul sama syaitan dan cacing kubur, dan terkenal di kalangan neraka..Na’udzubillah min dzalik lagi..Kita musti mengetahui asal-usul dan tujuan juga manfaat dari suatu perayaan sebelum kita ikut-ikutan..Sebelum kita tersesat..
o Menurut buku karangan Rizki Ridyasmara, hari Valentine itu ditujukan untuk memperingati hari kematian seorang Santo agama kristiani, atau yang bernama Santo Valentinus.Ini erat kaitannya dengan sejarah Roma Kuno..Santo valentinus sendiri hidup pada masa Kaisar Claudius II dan meninggal pada tanggal 14 Februari 269M. Wah,lucu sekali ya ikhwah fillah, sebagian remaja muslim kita merayakan hari kematian seorang Santo,seseorang yang dianggap suci dalam agama nasrani. Padahal hari kematian Baginda Rasulullah SAW saja banyak yang ga hafal dan ga merayakan..Ironis ya..Ini baru salah satu pendapat tentang asal-usul Valentine.
o Pendapat lain mengatakan,dalam tradisi romawi kuno, tarikh kalender Athena Kuno, pertengahan Januari sampai pertengahan Februari disebut sebagai bulan Gamelion, bulan dimana dilaksanakan pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera. Sehingga tanggal 13-14 Februari dipersembahkan untuk Dewi Cinta yang bernama Juno Februata.Makanya 14 Februari juga dirayakan sebagian orang Romawi Kuno sebagai hari cinta atau hari kasih sayang..Pada hari ini setiap orang bebas mengekspresikan cintanya bahkan dengan berzinah..astaghfirullah al ‘adzim..Ikut merayakan hari valentine berarti ikut mempercayai keberadaan dewa dan dewi.
o Warga di Inggris dan Perancis percaya bahwa tanggal 14 Februari adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin..Lucu sekali khwah fillah, apakah kita adalah burung2 yang merayakan hari kawin kita?? Atau kita manusia, makhluk berakal yang mangikuti kebiasaan hewan tak berakal seperti burung?? Pandangan kaum Inggris dan Perancis tentang hari valentine semakin menguatkan pendapat ana bahwa hari Valentine ini tidak masuk akal dan tidak jelas..Kita, kaum muslimin,kaum intelektual keturunan Rasulullah SAW, tidak sepantasnya mengikuti kebiasaan kaum musyrik yang tidak sesuai akal sehat.
o Ada juga pendapat menurut Ken Sweiger, Valentine bila diartikan dari segi bahasa latin memiliki arti Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat, dan Yang Maha Kuasa. Padahal ikhwah fillah tau,bahwa Yang Maha itu hanya milik Allah Azza wa Ja’la..Kenapa kita meMAHAkan sesuatu yang lain??Bukankan itu berarti kita menyekutukan Allah SWT?? Kita menyembah dan mempercayai bahwa ada kekuatan selain Allah?? Bukankan kita akan masuk golongan musyrik yang akan merasakan pedihnya azab neraka..Allah Akbar..Tiada Tuhan selain Allah..Sesungguhnya hambamu yang lemah dan hina ini memohon ampunan padamu dan memohon terimalah amal ibadah kami..
o Sesungguhnya perayaan hari Valentine bukan saja terlihat ‘tidak masuk akal’ oleh kaum muslim. Kepercayaan-kepercayaan lain pun melarang perayaan hari valentine,karena merusak kebudayaan agama mereka dan tidak adanya manfaat dari perayaan valentine, hanya menambah rusak saja akal para generasi muda agama mereka. Seperti pemuka agama Hindu yang berdemo di Bombay pada tanggal 14 Desember 2004 untuk melarang hari Valentine. Bahkan, sejumlah pemuka agama Kristen pun ada yang melarang perayaan hari valentine..
o Percayalah ikhwah fillah, perayaan hari valentine yang sedemikian besar hanyalah upaya dari pengusaha-pengusaha tak bermoral yang ingin mendapat untung sebesar-besarnya dari perayaan valentine..Kaum kapitalis dan materialistis, mengentalkan hari valentine dengan suasana serba pink, ada coklat, boneka teddy bear, dan balon-balon berbentuk hati. Semua itu dibuat khusus untuk hari valentine, agar remaja-remaja seperti kita membeli barang-barang tersebut dan memberikannya kepada orang yang kita cintai, yang bukan mukhrim kita.. Kita, remaja muslim yang sempit pengetahuan,ok ok saja menerima budaya itu..Mau saja digiring oleh kaum kapitalis menuju lembah hitam..Sekarang, setelah kita tahu, apakah kita masih mampu melakukan hal itu?? Astaghfirullah al ‘adzim..Semoga Allah SWT melimpahkan ampunan-Nya kepada kita.

Tahun Baru Masehi
o Perayaan tahun baru masehi adalah perayaan terbesar diantara hari-hari besar lainnya. Sering sekali kita mendengar istilah “Merry Christmas n Happy New Year.” Tahun baru masehi sering diisi dengan banyak acara sampai larut malam..Ada pesta kembang api, pesta dansa, nonton bareng,karokean dll. Semua perayaan hura-hura..Nah lo, manfaatnya apa? Lucu sekali ikhwah filah, ketika kita melihat beberapa saudara kita merayakan tahun baru masehi dengan hura-hura tetapi tidak merayakan tahun baru keislamannya sendiri yaitu tahun baru hijriah..
o Seharusnya kita sebagai muslim, harus mencari tahu dulu apa dampak, apa tujuan dan kegunaan dibalik suatu perayaan..Kalau tahun baru hijriah kan jelas ikhwah, kita merayakan-merasa senang dan mensyukuri- kepindahan Rasulullah dari Mekkah ke Madinah. Kenapa yo?? Karena kepindahan Beliau SAW telah membuka jalan lebih lebar lagi terhadap perkembangan islam. Di Madinah lah, Negara islam dan kekhalifahan pertama lahir..Di Madinah lah kekuatan islam berkembang pesat dan berhasil melebarkan sayap keislamannya ke berbagai daerah. Melalui hijrah inilah akhirnya Mekkah dapat ditaklukkan. Kita sebagai muslim wajib mensyukuri tahun hijriah ini dan merayakannya dengan tadarus Al Qur’an, mengadakan ceramah, dan ESQ atau menyantuni anak yatim. Karena awal tahun kehijriahan inilah,islam bisa kita rasakan sampai ke Indonesia.
o Kalo tahun masehi apaan? Apa latar belakangnya?? Apa cerita dibalik penanggalan masehi? Dan apa faedah kita merayakannya?? Kita kudu tau..Jangan sampai kita Cuma ikut-ikutan tanpa tahu maknanya. Padahal kita tahu, istilah Happy New Year itu sendiri dipopulerkan oleh orang Barat..Dimana notabenenya kalo kita ikut merayakan Happy New Year berarti kita udah berkiblat ke arah Barat. Nah ikhwah fillah, ada beberapa pendapat mengenai asal muasal penanggalan masehi.
o Pendapat pertama dari kalangan Romawi Kuno.Orang-orang romawi setelah merayakan hari Brumalia yang berupa hari penyembahan Dewa Matahri, pada tanggal 1 Januari merayakan hari perpisahan dengan matahari tua dan menyambut matahari muda. Nama bulan Januari sendiri diambil dari nama Dewa Janus, yang merupakan Dewa pintu dan semua permulaan. Sistem penanggalan Masehi disebut juga sebagai Kalender Gregorian. Kalender Gregorian merupakan system penanggalan yang paling banyak digunakan di daerah Barat. Kalender gregorian sebenarnya merupakan revisi dari Kalender Julian.Ia pertama kali diusulkan oleh Doktor Aloysius Lilius, dari Napoli,Italia, dan dituruti oleh Pope Gregory XIII pada tanggal 24 Februari1582.
o Alasan pergantiannya adalah pada kalender Julian, setiap tahun yang boleh dibagi dengan empat merupakan tahun lompat.Tetapi pada kalender Gregorian, tahun yang boleh dibagi dengan 100 hanya dianggap sebagai tahun lompat, jika tahun ini juga boleh dibagi dengan 400. Contohnya, tahun 1700,1800 dan 1900 bukan tahun lompat. Tetapi tahun 1600, dan 2000 merupakan tahun lompat. Dengan ini Kalender Gregorian mempunyai 365,2425 hari setahun.Nah lo ikhwah fillah..Gawat donk kalau sampai kita ikut-ikutan merayakan tahun baru..Berarti kita ikut mempercayai dewa-dewa donk..Ga kerasa yah, bahwa sekarang ini kita hidup dizaman yang kental dengan pengaruh Romawi Kuno..Dimana pengaruh islam? Terkubur dan generasi muda ga mau menggalinya. Ayo sadar ikhwah fillah.!! Bangunkan pengaruh islam di semua aspek..Jangan mau jadi budak Romawi Kuno..Ilmuwan islam juga keren2..Ntar tunggu aja postingan selanjutnya..bahwa kepintaran para ilmuwan Barat itu tak lepas dari pengaruh ilmuwan Arab.
o Pendapat kedua berasal dari Chistendom, sebutan untuk orang Kristen Eropa. Kalu tahun Baru hijriah merupakan momentum hijrahnya Rasulullah SAW dan bangkitnya kejayaan islam. Nah, menurut buhan Christendom ini, tahun baru Masehi sering dikaitkan dengan kelahiran Yesus. Masa sebelum Yesus lahir disebut sebelum masehi dan masa ketika Yesus telah lahir disebut Masehi. Masya Allah…Ngeri ya ikhwah fillah. Kalau kita melihat asal usul penanggalan masehi dari sudut pandang Christendom, berarti kita ikut merayakan hari lahir Yesus. Seorang manusia yang dipercaya meraka sebagai Tuhan. Sangat lucu,bahwa kita seorang muslim yang percaya tiada Tuhan selain Allah bisa merayakan perayaan seperti ini. Duh ikhwah fillah, jangan sampai kita masuk ke golongan yang menyekutukan Allah SWT. Ok deh ikhwah fillah, mulai sekarang tekad kita harus bulat, bahwa kita ga mau lagi merayakan tahun baru masehi.. Ganti aja deh ama tahun baru hijriah..Insya Allah lebih berkah..aminn

April Mop
o Dalam proses
Halloween
o Dalam proses